PEKANBARU — Jelang peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, kalangan akademisi di Riau mengingatkan bahwa perjuangan generasi muda saat ini tidak lagi berada di medan perang, melainkan di ruang inovasi dan karya nyata. Rektor Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Assoc Prof Ns Lita MKep PhD, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa.
Menurut Lita, kemerdekaan yang telah diraih para pahlawan saat ini harus diisi dengan kemajuan. Generasi muda Riau dituntut untuk segera beranjak dari posisi sebagai pengguna teknologi yang pasif menjadi aktor utama yang melahirkan solusi bagi persoalan masyarakat.
Empat Pilar yang Harus Disatukan Mahasiswa
Lita menyebutkan bahwa ada empat aspek kunci yang perlu dirajut menjadi satu kesatuan oleh mahasiswa. Aspek tersebut meliputi pendidikan, kreativitas, kewirausahaan, dan kepedulian sosial. Keempatnya, kata dia, merupakan pilar utama dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Memaknai Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia bagi saya bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang bagaimana kita melanjutkan perjuangan tersebut melalui karya, pendidikan, inovasi, dan kontribusi nyata bagi bangsa,” paparnya dalam keterangan yang diterima di Pekanbaru, baru-baru ini.
Dari Penonton Menjadi Pelaku Perubahan
Seruan serupa juga datang dari dua pimpinan perguruan tinggi swasta lainnya di Riau. Mereka sepakat bahwa mahasiswa tidak boleh berdiam diri di tengah cepatnya arus perubahan zaman. Peran sebagai pelaku sekaligus pencipta perubahan harus segera diambil agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat luas.
“Jika dahulu para pahlawan berjuang merebut kemerdekaan, maka tugas kita hari ini adalah menjaga kemerdekaan dan mengisinya dengan kemajuan, inovasi, serta kontribusi terbaik untuk Indonesia dan Riau,” urainya.
Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa memaknai kemerdekaan bukan sekadar seremonial tahunan. Bagi civitas academica, hari bersejarah ini adalah momentum refleksi untuk mengukur sejauh mana peran intelektual muda dalam memecahkan masalah nyata di tengah masyarakat.