14 Toko dan Rumah di Pasar Lama Banjarmasin Ludes, Rugi Rp5 Miliar

Kamis, 17 September 2026 | 06:07:32 WIB

SELARAS.CO.ID — Kebakaran melanda kawasan pertokoan dan permukiman di Jalan Pasar Lama Laut, Kota Banjarmasin Tengah, dan menghanguskan sedikitnya 14 unit toko serta rumah warga. Api yang diduga berasal dari korsleting listrik itu juga merusak sebuah mushala dan Pos Polisi Pasar Lama, dengan kerugian sementara ditaksir Rp5 miliar.

Kebakaran terjadi pada Rabu (16/09/2026) dini hari sekitar pukul 04.50 Wita. Kobaran api dengan cepat membesar karena bangunan di kawasan itu mayoritas berbahan kayu.

Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Tengah Ipda Raihan Fakhri Primavinsyah menyatakan seorang saksi melihat api pertama kali muncul dari bagian belakang sebuah toko. Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Bangunan Rapat Percepat Rambatan Api

Posisi bangunan yang saling berhimpitan membuat api menjalar cepat ke area lain. Warga yang saat itu sudah mulai beraktivitas di kawasan pasar langsung berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.

Puluhan armada Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) tiba tak lama kemudian. Petugas menyemprotkan air secara masif ke titik api, dan relawan berhasil menjinakkan kobaran api setelah bertempur sekitar satu jam.

Daftar Bangunan yang Terdampak

Amukan api merusak berbagai tempat usaha warga. Bangunan yang hangus meliputi:

  • 14 unit toko dan rumah warga
  • Sebuah mushala
  • Pos Polisi Pasar Lama

Jenis usaha yang terdampak mencakup warung makan, toko sayur, toko daging, hingga toko sembako. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.

Kerugian Capai Rp5 Miliar

Kepolisian menaksir kerugian material sementara mencapai sekitar Rp5 miliar. Angka itu masih bisa berubah seiring pendataan lanjutan terhadap pemilik bangunan dan barang dagangan yang terbakar.

Korsleting Listrik Jadi Dugaan Awal

Penyidik menduga kuat korsleting listrik menjadi penyebab awal kebakaran. Meski begitu, tim masih mendalami penyebab pasti kejadian tersebut.

Setelah api padam, petugas langsung memasang garis polisi di lokasi. Polisi juga menghimpun keterangan dari para saksi untuk memperkuat hasil penyelidikan.

Situasi di lokasi kejadian dilaporkan sudah kembali kondusif. Warga dan pedagang menunggu hasil pendataan resmi sebelum memulai upaya pemulihan tempat usaha masing-masing.

Terkini