SELARAS.CO.ID — Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Firman Darmansyah menegaskan tidak ada penutupan jalan total di lokasi aksi. Rekayasa lalu lintas hanya akan diberlakukan jika kondisi di lapangan menunjukkan kepadatan, dengan personel diterjunkan di titik-titik strategis untuk mengatur arus kendaraan.
Zona Pengalihan di Senayan dan Sekitarnya
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin menerjunkan 120 petugas yang dibagi dalam dua sif, masing-masing 60 orang untuk pukul 07.00-13.00 WIB dan 13.00-19.00 WIB. Pengaturan arus dibagi dalam tiga zona berdasarkan tingkat kepadatan.
Pada zona pertama, kawasan Jalan Letjen S Parman sisi selatan dari Semanggi hingga Simpang Slipi akan menjadi titik pantau utama. Jika kepadatan meluas ke zona kedua, kendaraan dari arah Cawang menuju kawasan Senayan akan dialihkan melalui Jalan Gatot Subroto, Jalan Sudirman, hingga Jalan Patal Senayan.
Skenario terluas atau zona ketiga berlaku jika arus dari Tomang menuju Cawang dialihkan melalui Jalan Tomang Raya, Jalan Balikpapan, Jalan Suryopranoto, hingga Jalan Juanda. Kendaraan dari Blok M menuju Tomang juga disiapkan jalur alternatif melalui Jalan Asia Afrika dan Jalan Patal Senayan.
Ruas Terdampak di Sekitar Istana Negara
Untuk kawasan Istana, ruas yang masuk pemantauan meliputi Jalan M.H. Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan Kebon Sirih, dan Jalan Budi Kemuliaan. Kendaraan dari Tugu Tani menuju Tanah Abang akan dialihkan melalui Jalan MI Ridwan Rais dan Jalan Medan Merdeka Timur.
Arus dari Harmoni menuju Senayan disiapkan jalur panjang melalui Jalan Ir H Juanda, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Katedral, hingga Jalan HR Rasuna Said. Sementara kendaraan dari Senayan menuju Kota dialihkan melalui Jalan KH Mas Mansyur dan Jalan Cideng Barat.
Dukungan Armada dan Imbauan
Dishub DKI menyiapkan 10 titik pengaturan lalu lintas yang tersebar di Simpang Senayan, FX, TL Fairmont, Patal Senayan, Pintu 10, Hotel Mulia, Simpang Pal Merah, Masjid Babah Alun, Ladokgi, serta bawah flyover Ladokgi. Empat unit mobil derek ditempatkan di Pintu 10, bawah flyover Ladokgi, Hotel Mulia, dan FX untuk mengantisipasi kendaraan mogok.
Firman mengimbau masyarakat yang melintas di kawasan Senayan dan sekitarnya untuk menggunakan rute alternatif guna menghindari potensi kemacetan. Pihak kepolisian dan Dishub akan terus memantau perkembangan situasi selama aksi berlangsung.