Nepal Dilanda Banjir Bandang, 97 Tewas dan 384 Orang Masih Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:51:01 WIB
Banjir bandang menerjang permukiman warga di Nepal setelah danau glasial di Tibet runtuh akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,4.

SELARAS.CO.ID — Bencana ini bermula dari gempa bumi bermagnitudo 4,4 yang mengguncang Sesa Kodari, Nepal, pada pukul 08.37 waktu setempat. Guncangan tersebut memicu longsoran salju di kawasan perbatasan yang kemudian menyebabkan danau glasial di wilayah Tibet runtuh, melepaskan volume air besar yang mengalir deras ke permukiman Nepal.

Menlu Nepal: Longsor Salju dan Runtuhnya Danau Es di Tibet

Menteri Luar Negeri Nepal Sishir Khanal menjelaskan kronologi bencana secara beruntun. Gempa di perbatasan Nepal-China memicu longsoran salju, dan material longsoran tersebut menyebabkan danau glasial di Tibet runtuh.

"Material longsoran tersebut kemudian menyebabkan danau glasial di Tibet, China, runtuh, sehingga air dalam jumlah besar mengalir deras ke wilayah Nepal dan memicu banjir bandang," kata Khanal dalam pernyataan resmi yang dikutip dari laporan iNews.id.

Rekaman Amatir: Bangunan Bertingkat Tersapu Arus Bah

Dampak kerusakan terparah terjadi di permukiman yang berdiri di sepanjang bantaran sungai. Video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan bangunan bertingkat tersapu arus dalam hitungan menit, sementara jembatan besi dilaporkan hanyut diterjang derasnya air.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat episentrum gempa berada di kedalaman dangkal, yang memperbesar potensi guncangan terasa kuat di permukaan. Kondisi geografis Nepal yang berada di zona tabrakan lempeng tektonik India-Eurasia membuat kawasan ini rentan terhadap gempa bumi dan longsor.

Operasi Pencarian dan Daftar Korban yang Belum Teridentifikasi

Hingga berita ini diturunkan, tim penyelamat masih berupaya menjangkau sejumlah desa terpencil yang terisolasi akibat putusnya akses jalan dan jembatan. Jumlah korban jiwa dikhawatirkan masih akan bertambah mengingat ratusan orang belum ditemukan.

Pemerintah Nepal belum merilis rincian kewarganegaraan para turis asing yang hilang. Wilayah perbatasan Tibet memang menjadi jalur populer bagi pendaki dan penjelajah yang hendak menuju base camp Himalaya, sehingga potensi warga negara asing menjadi korban dinilai cukup besar.

Tags

Terkini